Menggunakan citra satelit resolusi sangat tinggi berbasis deep learning dan machine learning β dari segmentasi poligon lahan hingga klasifikasi kerusakan end-to-end.
01 Β· Konteks Masalah
Tsunami Palu 28 September 2018 (M 7,5) berdampak luas pada lahan pertanian di sekitar Teluk Palu. Penilaian kerusakan manual lambat dan berisiko β citra satelit VHR membuka peluang otomatisasi berbasis deep learning dan machine learning.
Tiga kelas penilaian kerusakan lahan pertanian:
02 Β· Dataset
Dataset mencakup 18 tile citra (36 GeoTIFF β pre & post-disaster) dengan anotasi poligon lahan pertanian berikut label kerusakan hasil digitasi manual.
03 Β· Metodologi
Tiga tujuan penelitian dirangkai menjadi satu pipeline terpadu: deteksi poligon lahan β ekstraksi fitur perubahan 6 layer β klasifikasi kerusakan, lalu dikemas sebagai aplikasi web live.
04 Β· Tujuan 1
Dua model diuji pada test set 4 tile held-out. Mask R-CNN unggul di 6 dari 8 metrik, terutama pada instance precision yang selisihnya substansial.
| Metrik | YOLOv8-seg | Mask R-CNN | Selisih |
|---|---|---|---|
| Instance Precision | 0,6092 | 0,8131 | +0,204 |
| Instance Recall | 0,5943 | 0,5813 | β0,013 |
| Instance F1 | 0,5973 | 0,6589 | +0,062 |
| Instance IoU | 0,7492 | 0,8421 | +0,093 |
| Pixel Precision | 0,7643 | 0,8737 | +0,110 |
| Pixel Recall | 0,6748 | 0,6467 | β0,028 |
| Pixel F1 | 0,6963 | 0,7178 | +0,022 |
| Pixel IoU | 0,5399 | 0,5702 | +0,030 |
05 Β· Tujuan 2
Random Forest dan LightGBM dibandingkan pada 604 poligon test. Cohen's Kappa berbobot kuadratik dipilih sebagai metrik utama karena kelas bersifat ordinal dan distribusi tidak seimbang.
Urutan ordinal berdasarkan Gini importance β nilai eksak tidak ditampilkan. Layer #1 (Batas Lahan) dikonfirmasi sebagai tertinggi dari analisis. Kelas Terdampak Sedang kolaps (F1 = 0,0545) β akar penyebab: label shift trainβtest Γ class_weight='balanced_subsample', dikonfirmasi via skenario oracle Tujuan 3.
06 Β· Tujuan 3
Mask R-CNN (Tujuan 1) + Random Forest (Tujuan 2) dijalankan terintegrasi pada 4 tile test. Recall lokalisasi membaik dari 0,58 (standalone) menjadi 0,66 setelah DETECTIONS_PER_IMAGE dinaikkan ke 500.
| Tile | GT Pol. | Pred. | Matched | F1 Lok. | Akurasi Kls. |
|---|---|---|---|---|---|
| 00000163 | 113 | 107 | 66 | 0,6316 | 0,5373 |
| 00000169 | 155 | 127 | 101 | 0,7247 | 0,7525 |
| 00000184 | 243 | 180 | 146 | 0,6667 | 0,6986 |
| 00000195 | 93 | 112 | 86 | 0,8095 | 0,8605 |
Kontribusi ketidaksempurnaan geometri deteksi Mask R-CNN terhadap penurunan performa klasifikasi terukur kecil namun konsisten (~0,018 macro-F1) dari skenario oracle terkontrol (n=399 poligon matched identik). Mayoritas keterbatasan tetap berasal dari label shift dan kolaps kelas Terdampak Sedang yang sudah teridentifikasi di Tujuan 2 β bukan dari kualitas geometri deteksi.
07 Β· Artefak Web
Pipeline Tujuan 3 dikemas sebagai aplikasi Gradio dan di-deploy ke Hugging Face Spaces ZeroGPU β inferensi end-to-end interaktif, tanpa pelatihan ulang, ~22 detik per pasang citra.
Validasi Regresi Β· 4 Tile Test Β· acuan: tujuan3_bundle/poligon_prediksi_4tile.gpkg
| Jalur Input | Terdeteksi | Kelas Benar | Status |
|---|---|---|---|
| GeoTIFF float32 (32-bit) | 526/526 (100%) | 526/526 (100%) | β Identik |
| PNG 8-bit (min-max gabungan) | 509/526 (96,8%) | 469/526 (89,2%) | ~ Mendekati |
| PNG 8-bit (percentile per band) | 212/526 (40,3%) | 199/526 (37,8%) | β Tidak Disarankan |
ZaXira/penilaian-kerusakan-lahan Β· Gradio Β· ZeroGPU Β· ~22 detik/pasang citra
08 Β· Kesimpulan
Ketiga tujuan penelitian terjawab penuh dengan keterbatasan struktural yang terdokumentasi. Pipeline end-to-end berhasil divalidasi 100% identik dan di-deploy sebagai aplikasi web live.